Friends

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label servis. Show all posts
Showing posts with label servis. Show all posts

Wednesday, July 27, 2011

Mengubah Gmail Menjadi Hardisk Portable Online

Tahukah anda bahwa space gratis yang disediakan oleh gmail bisa anda gunakan sebagai hardisk atau media penyimpanan online anda?? Gmail yang memberikan account secara gratis tersebut memberi fitur Space gratis sebesar 7 GB. Dan anda bisa menggunakan 7 GB tersebut sebagai media penyimpanan atau saya lebih suka menyebutnya sebagai hardisk online anda. Bagaimana caranya mengubah Space 7 GB dari Gmail menjadi hardisk online kita?? caranya sangatlah mudah. Kita hanya memanfaatkan satu freeware yang merupakan add on gratis untuk mozilla firefox.Add on gratis tersebut bernama Gspace. Gspace merupakan add on gratisan yang bisa mengubah 7 GB space Gmail anda menjadi online storage anda. Dengan Gspace anda bisa memanage berapapun banyaknya account Gmail anda sekaligus. Dengan Gspace anda bisa mengupload file – file anda ke Gmail storage dan mendwnloadnya dengan mudah.
Bayangkan saja jika anda punya 10 account Gmail gratisan, berarti anda bisa mempunyai 70 GB online storage gratis..hohoho..lumayan sekali bukan tongue tongue ??
Bagaimana caranya menggunakan Gspace untuk mengubah Gmail menjadi hardisk online anda..berikut ini saya bagi tips nya tongue :
1. Pastikan anda browsing menggunakan mozilla firefox, jika anda belum mempunyai mozzilla maka anda harus menginstall mozilla firefox terlebih dahulu, untuk mendownload mozilla firefox silahkan download disini
2. Browsing lah menggunakan mozilla firefox dan download Gspace disini
Download Gspace
Download Gspace
3. Setelah anda klik tombol download, maka akan muncul notifikasi persetujuan dari firefox..klik saja allow
Klik Allow saat muncul notifikasi dari firefox
Klik Allow saat muncul notifikasi dari firefox
4. Saat muncul box instalasi add on firefox, klik saja install
Klik saja install saat muncul box instalasi add on
Klik saja install saat muncul box instalasi add on
5. Setelah terinstall, maka akan muncul notifikasi bahwa Gspace telah terinstall..tekan tombol restart firefox
Klim Tombol Restart Firefox
Klim Tombol Restart Firefox
6. Setelah itu firefox akan terestart dan saat firefox kembali terbuka, silahkan klik tool –> Gspace untuk mengakses Gspace
Buka Tool dan pilih Gspace
Buka Tool dan pilih Gspace
7. Saat Gspace Terbuka, klik manage account
Klik Manage account di menu Gspace
Klik Manage account di menu Gspace
8. Masukkan accoun gmail anda berikut passwordnya, anda bisa memasukkan berapapun jumlah account gmail yang anda miliki
Masukkan account gmail anda beserta passwordnya
Masukkan account gmail anda beserta passwordnya
9. Setelah itu klik login. Setelah proses login selesai, silahkan pilih file yang ingin anda upload dan ingin anda simpan di gmail anda.
Upload file yang ingin anda simpan di Gmail
Upload file yang ingin anda simpan di Gmail
10. Selamat..anda telah memiliki 7GB free online storage yang bisa anda gunakan untuk menyimpan file apapun yang anda inginkan, anda bisa menyimpan gambar, foto, dokumen, archive dan file lainnya yang anda inginkan. Dengan Gspace anda juga bisa mendownload kembali file tersebut dengan mudah.
Jika ada pertanyaan tentang mengubah Space Gmail menjadi free online storage, silahkan tanyakan melalui form komentar ya..sampai jumpa di freeware dan tips berikutnya happy

Belajar merakit komputer

Berikut ini merupakan gambaran belajar merakit komputer yang saya capture dari
video   tutorial  merakit   komputer   desktop   yang   diterbitkan   oleh   ilmu   komputer.
Dimana  isi  dari   tutorial   ini  merupakan panduan untuk   semua orang yang  ingin
merakit  komputer  dan ada beberapa hal  yang harus diperhatikan dalam merakit
komputer dan alat yang dibutuhkan hanya obeng kembang bermagnet berukuran
sedang. Selamat mengikuti panduan dari cara merakit komputer dibawah ini :
1.  Siapkan buku dan baca sebaiknya buku panduan (buku panduan motherboard,
VGA, Prosesor , dll) sebelum anda memulai perakitan komputer
Gb1. Berikut contoh gambaran dari buku panduan dari Motherboard dan VGA
Setelah anda membaca buku manual user guide / buku panduan dari masing2 tiap
komponen  maka   hal   selanjutnya   yang  anda  mesti   ketahui   adalah  bagian2   dari
komponen itu sendiri beserta fungsinya.Gb2 . Socket IDE pada motherboard
Socket   IDE  ini  berfungsi  sebagai  penghubung komponen Hardware seperti   floppy
disk, Hardisk serta CD / DVD Rom dengan menggunakan kabel data (socket IDE ini
terdiri dari 3 bagian, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini), dimana ukuran
socket  untuk  floppy disk  lebih kecil   /  sedikit   jumlah pinnya dibandingkan dengan
Hardisk dan CD / DVD Rom
Gb 3. Slot RAM dan dudukan slot prosesor serta kipas pendingin prosesor
Slot  RAM  ini  memiliki  panjang dan ukuran yang sama antara satu dengan yang
lainnya,   berfungsi   untuk   menambahkan   kecepatan   komputer   jika   RAM   yang
dipasang pada komputer terasa kurang cepat sehingga socket untuk RAM ini dibuat
oleh pabrik motherboard menjadi beberapa slot.Yang perlu diperhatikan dalam pemasangan RAM  ini  adalah  tipe dan  jenis  RAM
harus sama pada satu motherboard jika ingin menambahkan RAM karena terdapat
berbagai   jenis  kategori  dari  RAM seperti  SDR,  DDR1 dan DDR2 serta kecepatan
yang dimiliki oleh masing2 RAM tersebut contoh kita memasang DDR1 512 Mb pc
2700  pada slot  kesatu maka  jika  ingin menambah RAM dislot  kedua kita harus
menggunakan  DDR1   512   Mb   or   better   pc   2700  dan   diusahakan   satu
manufacture agar komputer tidak pincang (supaya hasilnya lebih maksimal)
Sedangkan pada gambar diatas (bagian kanan atas) terdapat dudukan slot prosesor
serta   kipas   pendingin   prosesor   yang   berfungsi   sebagai   otak   dari   keseluruhan
komputer anda yang akan dirakit serta salah satu media pendingin otak komputer
anda yang berbentuk kipas.
Gb 4 . Slot VGA / kartu grafik
Kartu grafik  (VGA)  berfungsi  untuk memberikan  tampilan output  melalui  monitor
dari total keseluruhan input data yang dimasukan dan diolah didalam CPU.
Untuk slot  kartu grafik (VGA)  ini  memiliki  bentuk yang  lebih kecil  posisinya agak
menyimpang  masuk   kedalam,   umumnya   berwarna   gelap   seperti   pada   gambar
diatas   dan   berbeda   dengan   socket   lainnya   yang   berwarna   terang   (putih)   yang
disebut slot PCI serta untuk pemasangan VGA ini yang perlu anda perhatikan adalah
tipe   VGA   pada  motherboard   anda,   pada   gambar  motherboard   diatas   slotnya
menggunakan VGA jenis AGP 8x sehingga anda harus memasang VGA AGP jng VGA
PCIE).
Sedangkan slot PCI ini digunakan untuk pemasangan komponen Hardware seperti
Soundcard  (kartu suara)  dimana semua soundcard semua slotnya PCI  dan anda
tinggal pilih mau masukan ke slot yang mana asal masih dalam lingkungan slot PCIBerikut langkah - langkah dalam merakit komputer jenis desktop :
Gb 5. T anda pada prosesor bagian atas
Gb 6. T anda slot prosesor yang terdapat motherboard
Gb 7. T anda pada prosesor bagian bawah (jika prosesor dibalikan)
Dalam pemasangan prosesor ada beberapa hal yang harus perlu diperhatikan dan
ini merupakan bagian yang paling penting karena kalau salah dalam pemasangan
ini   berakibat   fatal   (akan   terjadi   hubungan   arus   pendek   yang   menyebabkan
korsleting pada komponen motherboard dan merusak prosesor) seperti :
1. Selalu  lihat   tanda pada prosesor  sebelum melakukan pemasangan  seperti
pada gambar 5 dan gambar 72. Perhatikan   juga   tanda   yang   terdapat   pada   socket   prosesor   di   dalam
motherboard
Pemasangan prosesor dapat anda lihat seperti gambar dibawah ini :
Gb 8. Buka pengunci dari dudukan prosesor
Gb 9. Masukan prosesor sesuai dengan tanda yang ada pada prosesor dan socket
prosesor
Gb 10. Pengunci dari dudukan prosesor diturunkan
langkah pemasangan prosesor :
1. Buka pengunci dari dudukan prosesor dengan jalan ditarik keatas2. Masukan prosesor sesuai  dengan  tanda (catatan dalam pemasangan harus
sama tandanya)
3. Kunci  kembali   jika prosesor   telah masuk kedalam socket  prosesor  dengan
jalan menurunkan tuas pengunci kearah bawah
4. Berikan pendingin  prosesor   sebelum memasang  kipas  pendingin  prosesor
(berbentuk gel dan umumnya berwarna bening atau putih)
5. Lakukan pemasangan kipas  pendingin prosesor  beserta sirip pendinginnya
seperti gambar dibawah ini
Gb 11. Sejajarkan kaki kipas di motherboard dan kaki kipas yang terdapat pada
kipas pendingin
Gb 12. Setelah sejajar, tekan kipas tersebut tepat diatas kaki2 kearah bawahGb 13. Kemudian kunci posisi dari kipas tersebut kearah berlawanan dari semula
Gb 14. Posisi kipas prosesor yang telah dikunci
Gb 15. Masukan socket listrik kipas prosesor ke terminal listrik pada motherboardGb 16. Setelah socket listrik kipas dipasang ke motherboard
Dalam pemasangan kipas pendingin pada prosesor disarankan agar membeli kipas
dengan   kualitas   yang   bagus   serta  memasang   listrik   pada   kipas   pendingin   tiap
motherboard tempatnya berbeda tergantung dari bawaan pabrikan motherboard itu
sendiri  dan untuk  lebih  jelasnya silahkan baca diagram motherboard pada buku
manualnya (setiap motherboard pasti ada buku manualnya)
Pemasangan memory / RAM
Gb 17. RAM tipe CORSAIR
Gb 18. Posisi tangan dalam memasang RAMDalam memasang RAM, hal utama yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut
dibawah ini:
1. Perhatikan   gambar   motherboard   diatas   dimana   letak   untuk   slot   RAM
(umumnya terdapat 3 sampai 4 slot dalam satu motherboard) karena dimensi
socket RAM ini paling panjang di bandingkan dengan slot yang lainnya.
2. Perhatikan bagian dari RAM dan slot RAM pada motherboard terdapat sebuah
cekungan keluar (untuk slot RAM pada motherboard) dan kedalam (pada RAM
nya itu sendiri) yang berfungsi agar dalam pemasangan RAM tidak terbalik.
3. Buka pengunci  RAM tersebut yang terdapat pada ujung dari  slot RAM pada
motherboard dengan jalan tekan kearah samping (kearah luar)
4. Masukan RAM pada slot  RAM  (seperti  gb 18)  dan  tekan kedua ujung RAM
kearah   bawah   hingga   terdengar   klik,   dimana   hal   itu   menandakan
pemasangan RAM sudah benar dan RAM akan  langsung dengan sendirinya
otomatis terkunci
Pemasangan Motherboard kedalam casing CPU :
Gb 19. Lubang pada motherboard untuk memasang baut
Gb 20. Setelah motherboard diletakan kedalam casingGb 20. Setelah motherboard diletakan kedalam casing dan dibaut
Ada   beberapa   hal   yang   perlu   diperhatikan   dalam   pemasangan   motherboard
keadalam casing diantaranya :
1. Perhatikan lubang2 pada motherboard dan samakan dengan casing CPU yang
anda akan gunakan (harus sama cu.. )
2. Kalau sudah sama, maka anda tinggal membaut motherboard anda tersebut
dengan catatan harus hati   -  hati  karena sifat  bahan dari  motherboard  itu
sendiri  memiliki   sifat   getas   /regas   dan   rigit   /kaku   sehingga   pada   proses
pembautan jangan terlalu kencang (secukupnya) karena di khawatirkan akan
terjadi  kecacatan pada motherboard anda serperti  retak dan bahkan pecah
(hati - hati yach !!!!)
Pemasangan VGA card / kartu grafik :
Gb 21. Gambar komponen VGA card (kartu grafik)Gb 22. Posisi slot VGA card (kartu grafik) pada motherboard
Gb 23. Posisi pemasangan VGA pada slot VGA card (kartu grafik) pada motherboard
Gb 23. VGA card (kartu grafik) yang telah terpasang pada motherboard
Dalam pemasangan VGA card pada motherboard hampir sama seperti pemasangan
memori   cuma  bedanya  VGA  ini  di  baut   ke  casing  komputer   agar   tidak  mudah
goyang   ketika   kabel   VGA   ke  monitor   dipasangkan   serta   untuk   beberapa   tipe
motherboard slot VGA nya ada yang memiliki pengunci pada bagian belakang ujung
sebelah   kanan.   Jika   anda   menemuinya   dalam   pemasangan   VGA   card   maka
pengunci  tersebut harus dibuka dulu sebelum memasang VGA card dengan  jalan dimundurkan  kebelakang dan majukan  kedepan  kembali   setelah VGA  terpasang
begitu juga sebaliknya ketika anda hendak mencabut VGA.
Pemasangan kabel data semua hardware (Hardisk, Floppydisk, CD/DVD Rom)
Gb 24. Kabel data
Gb 25. Perbedaan kabel data secara visual
Gb 26. Pemasangan kabel data ke motherboardGb 27. Slot untuk kabel data Hardisk
Gb 28. Pemasangan jumper Hardisk
Gb 29. Diagram pemasangan jumperGb 30. Proses pemasangan kabel data ke Hardisk
Gb 31. Kabel data yang sudah terpasang ke Hardisk
Gb 32. Pemasangan jumper CD/DVD RomGb 33. Proses pemasangan kabel data ke CD/DVD Rom
Gb 34. Proses pemasangan kabel audio ke CD/DVD Rom
Gb 35. Socket kabel audio di moterboardGb 36. Proses pemasangan kabel audio ke moterboard
Dalam memasang kabel  data ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar pin
pada komponen Hardware  tidak mengalami  kebengkokan apalagi   sampai  patah.
Berikut dibawah ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan kabel data :
1. Dalam pemasangan semua kabel  data perhatikan pengunci  dan  lubang pin
pada kepala kabel  data yang  terdapat  pada kabel  data  itu sendiri  seperti
yang terdapat pada gambar 24 dan 25
2. Kabel   data   untuk   floppy  memiliki   ukuran   yang   lebih   kecil   dibandingkan
dengan untuk Hardisk dan CD/DVD Rom sehingga ketika anda memasang
kabel ini kedalam socket floppy di motherboard, tidak akan terjadi kesalahan
karena bentuk dimensi panjang yang berbeda
3. T entukan posisi  master  dan slave pada Hardisk atau CD/DVD Rom dengan
jalan memindahkan posisi jumper (gb. 28 dan 32) seperti yang terdapat pada
diagram jumper dibelakang Hardware (gb. 29). Jika anda menggunakan satu
kabel, Hardisk selalu di posisi master dan CD / DVD Rom buat di posisi slave
serta masukan kabel  data  tersebut  satunya  lagi  ke motherboard  (IDE 1 st
master berwarna biru umumnya)
4. Pasang kabel  data dengan memperhatikan celah pengunci  pada komponen
Hardisk, CD/DVD Rom dan floppy disk serta perhatikan juga posisi pengunci
pada kabel data itu sendiri (gb 24 dan 25)
5. Perhatikan gb.3 (dibawah slot  RAM)  terdapat socket 3 buah socket dimana
yang berwarna biru adalah IDE 1st master sedangkan yang hitam adalah IDE
2nd master  yang memiliki   fungsi  sebagai  pembeda antara master  1st dan
2nd jika anda memasang lebih dari 1 CD/DVD Rom atau Hardisk serta socket
satunya  lagi  digunakan untuk  floppydisk dan posisi  socket   ini   tidak selalu
seperti  dalam gambar,   semua   tergantung  pada  motherboardnya  masing2
(lihat manual book motherboard anda)
Langkah   terakhir   perakitan,   adalah   pemasangan   kabel   listrik   untuk   seluruh
komponen Hardware anda agar berfungsi semuanya dengan baik.
Gb 37. Kabel power untuk motherboardGb 38. Proses pemasangan kabel power ke motherboard
Gb 39. Pemasangan kabel power yang sudah terpasang
Gb 40. Socket listrik pada floppy diskGb 41. Socket listrik power supply untuk floppy disk
Gb 42. Proses pemasangan socket kelistrikan untuk floppy disk
Gb 43. Socket listrik power supply untuk Hardisk dan CD/DVD RomGb 44. Proses pemasangan socket listrik power supply untuk Hardisk
Gb 45. Proses pemasangan socket listrik power supply untuk CD/DVD Rom
Gb 46. Setelah socket terpasang pada komponen Hardware
Gb 47. Pemasangan komponen penunjang lainnya seperti keyboard, mouse dll
Dalam pemasangan kabel  listrik dari power supplay ke komponen Hardware tidak
akan   terbalik   karena   bentuk   tiap  masing  masing   socket   di   ujungnya  memiliki
lengkungan   sama   seperti   yang   terdapat   pada   komponen   hardware   itu   sendiri, sehingga kalau sampai terbalik socket power suplay ini tidak akan masuk .. (pasti
gag masuk dech ... dijamin.)
Sedangkan untuk pemasangan kabel kelistrikan yang terdapat pada tombol CPU ke
motheboard untuk lebih jelasnya silahkan melihat buku panduan dari manual guide
mother board  itu sendiri  karena tiap motherboard  itu berbeda.  (Jangan takut gag
bakalan   sampe   korsleting   kok   ...   paling   juga   fungsi   tombol   akan   terbalik   balik
seperti   tombol   resart   untuk  menghidupkan   dan   sebaliknya   atau  mungkin   juga
tombol power jadi lampu LED )
Berselancar  di  dunia maya  ...  selain  informasi  dan pengetahuan yang didapat  ...
dapatkan  juga penghasilannya dari  menggunakan  internet....  semuanya gratis  ....
gag pake bayar ... info lebih lanjut dapat anda baca disini ...

CARA MERAKIT KOMPUTER BESERTA GAMBARNYA LENGKAP

Sengaja di sajikan beserta gambar agar mudah paham nggak usah baca buku tebal2 ini aja saya
percaya akan memudahkan membantu merakit computer apapun jenisnya selamat mencoba.
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi
mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini
akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan
bermanfaat .. Red. deden
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga.
Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta
fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
 http://heru1745.multiply.com
Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari
permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta
bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan
kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya.
Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus
diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port
dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan
dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri
dari:
• Komponen komputer
• Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
• Buku manual dan referensi dari komponen
• Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
http://heru1745.multiply.com
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi
(konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting
jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software
diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi
pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh
muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan
karena listrik statis dengan cara: • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada
casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
• Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur
rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat
pada komponen.

http://heru1745.multiply.com
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU
speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai
petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.http://heru1745.multiply.com
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang
prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya
terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki
prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor
dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.

http://heru1745.multiply.com
Jenis Slot
1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang
pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot. 
http://heru1745.multiply.com
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas
dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus
dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan
permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan
fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard. 

http://heru1745.multiply.com
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan
dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM
dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk
tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot. 2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci
modul.
 
http://heru1745.multiply.com

http://heru1745.multiply.com
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan
terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi
lekukan
1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu
masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat
terpasang. http://heru1745.multiply.com
http://heru1745.multiply.com
  5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya
sebagai berikut:
1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan
logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang
dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang
pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci
dengan sekerup.
http://heru1745.multiply.com  6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka
cara pemasangannya sebagai berikut:
1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah
sekerup pengunci.
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis
ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis
non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam
harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power
motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
http://heru1745.multiply.com
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada
motherboard dan panel dengan casing.
1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di
motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non
slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor
yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. 5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus
dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan
port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram
motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
http://heru1745.multiply.com
http://heru1745.multiply.com
http://heru1745.multiply.com
8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai
berikut:
1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper
(sebagai master atau slave) pada drive. 3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary
dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni
drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua
drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
http://heru1745.multiply.com
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI
adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara
memasang adapter:
1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian
elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada. http://heru1745.multiply.com
10. Penyelessaian Akhir
1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert
serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada
ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
 
 http://heru1745.multiply.com
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara
melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang
dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker
mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa
referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode
beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program
POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program
setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting
mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian
sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem
operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel
daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke
slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel
konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
 Sumber : www.google.com     
By. tototititentrem’site

CARA MERAKIT KOMPUTER 1

Merakit  komputer   adalah  salah  satu  langkah yang oleh kebanyakan orang
dianggap sulit saat kita membeli dan ingin menggunakan komputer. Dalam makalah
ini   akan  saya   jelaskan mengenai   cara  merakit  komputer   lengkap dengan gambar.
Tahap—tahap dalam merakit komputer antara lain:
A. PERSIAPAN
Persiapan   akan memudahkan  dalam perakitan komputer   serta  menghindari
permasalahan yang mungkin timbul karena kurangnya pengetahuan dan pengenalan
hardware. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
a. Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari
komputer   serta bagaimana  seluruh komponen dapat  bekerja  sebagai   sebuah  sistem
komputer   sesuai  keinginan kita.Penentuan komponen dimulai  dari   jenis  prosessor,
motherboard, lalu komponen lainnya seperti kartu grafis dan kartu suara serta memory
RAM dan Harddisk.
Faktor   kompatibilitas   dari   komponen   terhadap   motherboard   harus
diperhatikan,   karena   setiap   jenis  motherboard  mendukung   jenis   prosessor,  modul
memori,  port  dan  I/O bus  yang berbeda-beda.  Bukalah buku manual  motherboard
anda untuk mengetahui komponen yang didukung olehnya.
b. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Komponen   komputer   beserta   perlengkapan   untuk   perakitan   dipersiapkan
Untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan
yang disiapkan terdiri dari:
• Komponen komputer
• Kelengkapan   komponen   seperti   kabel,   sekerup,   jumper,   baut   dan
sebagainya
• Buku manual dan referensi dari komponen
• Alat bantu berupa obeng pipih.
• Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
2Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
Gambar 1: Contoh perlengkapan motherboard.
Buku manual  diperlukan  sebagai   rujukan untuk mengatahui  diagram posisi
dari  elemen koneksi   (konektor,  port  dan slot) dan elemen konfigurasi   (jumper dan
switch)  beserta cara  setting  jumper  dan  switch yang  sesuai  untuk komputer  yang
dirakit.   Ini  dikarenakan konfigurasi   atau penataan komponen di   tiap motherboard
berbeda   satu   dengan   yang   lain.   Diskette   atau   CD   Software   diperlukan   untuk
menginstall  Sistem Operasi,  device driver  dari  piranti,  dan program aplikasi  pada
komputer yang selesai dirakit.
c. Pengamanan
Tindakan   pengamanan   diperlukan   untuk   menghindari   masalah   seperti
kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan
cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
1. Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam
pada   casing   sebelum   memegang   komponen   untuk   membuang
muatan statis.
2. Tidak  menyentuh   langsung   komponen   elektronik,   konektor   atau
jalur   rangkaian   tetapi  memegang  pada  badan   logam  atau  plastik
yang terdapat pada komponen.
3. Menggunakan alas kaki saat melakukan perakitan.
4. Putuskan  segala koneksi   listrik ke komponen pada  saat  perakitan
dan   pastikan   tidak   ada   material   yang   memungkinkan   terjadi
korsleting saat anda akan menyalakan PC.
3Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com

B. PERAKITAN
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan
CPU  speed,   speed multiplier  dan  tegangan masukan ke  motherboard.  Atur   seting
jumper   sesuai   petunjuk,   kesalahan   mengatur   jumper   tegangan   dapat   merusak
prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor   lebih  mudah   dipasang   sebelum motherboard  menempati   casing.   Cara
memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
• Tentukan posisi  pin 1 pada prosessor  dan socket  prosessor  di  motherboard,
umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
• Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
• Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-
kaki  prosessor  dengan  lubang  socket.   rapatkan hingga  tidak  terdapat  celah
antara prosessor dengan socket.
• Turunkan kembali tuas pengunci.
4Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com

Jenis Slot
• Pasang penyangga   (bracket)  pada  dua ujung  slot  di  motherboard  sehingga
posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
• Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
• Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk
ke lubang slot.
   contoh slot pada prosesor Pentium III

3. Memasang Heatsink
5Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
Fungsi   heatsink   adalah  membuang   panas   yang   dihasilkan   oleh   prosessor   lewat
konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas
maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip
sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar
panas.Bila   heatsink   dilengkapi   dengan   fan   maka   konektor   power   pada   fan
dihubungkan ke konektor fan pada motherboard. 
 
4. Memasang Modul Memori
Modul  memori   umumnya   dipasang   berurutan   dari   nomor   socket   terkecil.  Urutan
pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni
SIMM,  DIMM dan RIMM dapat  dibedakan dengan posisi   lekukan pada   sisi  dan
bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
• Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
• Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
6Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
• Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis
mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul  DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga
tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan
RIMM pada posisi lekukan
• Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
• sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu
masukkan modul ke slot.
• Kait  pengunci  secara otomatis mengunci  modul  pada slot  bila modul  sudah
tepat terpasang.
7Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
  5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard   dipasang   ke   casing   dengan   sekerup   dan   dudukan   (standoff).   Cara
pemasangannya sebagai berikut:
1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang
untuk dudukan  logam  (metal  spacer) ditandai  dengan cincin pada  tepi
lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi
setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar
dari   lubang pada  motherboard.  Pasang   sekerup  pengunci  pada   setiap
dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
8Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan
kunci dengan sekerup.
  6. Memasang Power Supply
Beberapa   jenis   casing   sudah   dilengkapi   power   supply.  Bila   power   supply  belum
disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah
sekerup pengunci.

Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis
ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis
non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam
harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian  tengah dari  konektor power
9Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
motherboard.  Hubungkan kabel  daya untuk fan,   jika memakai  fan untuk pendingin
CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel
I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di
motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada
motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada
konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada   bagian   belakang   casing   terdapat   lubang   untuk  memasang   port
tambahan  jenis non slot.  Buka sekerup pengunci  pelat   tertutup  lubang
10Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
port   lalumasukkan   port   konektor   yang   ingin   dipasang   dan   pasang
sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor
mouse harus dipasang  lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada
motherboard.
6. Hubungan   kabel   konektor   dari   switch   di   panel   depan   casing,  LED,
speaker   internal  dan port  yang  terpasang di  depan casing bila ada ke
motherboard.   Periksa   diagram   motherboard   untuk   mencari   lokasi
konektor yang tepat.
7.
8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama
sebagai berikut:
1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting
jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup
penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard
(konektor primary dipakai lebih dulu)
11Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com

1 2
3 4
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper
keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai
slave.
7. Konektor   IDE   secondary   pada   motherboard   dapat   dipakai   untuk
menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card,  sound,  network,  modem dan
SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter
lainnya. Cara memasang adapter:
12Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
1. Pegang   card   adapter   pada   tepi,   hindari  menyentuh   komponen   atau
rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot
ekspansi di motherboard

2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10. Penyelessaian Akhir
• Pasang penutup casing dengan menggeser
• sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
• Pasang konektor monitor ke port video card.
• Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
• Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau
poert serial (tergantung jenis mouse).
13Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
• Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone
bila   ada   ke   port   yang   sesuai.   Periksa   manual   dari   card   adapter   untuk
memastikan lokasi port.
C. PENGUJIAN
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program
setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
• Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari
speaker.
• Program POST dari  BIOS secara otomatis akan mendeteksi  hardware yang
terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong
dan  speaker  mengeluarkan bunyi  beep  secara  teratur   sebagai  kode  indikasi
kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan
yang dimaksud oleh kode beep.
• Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari
program POST.  ekan  tombol   interupsi  BIOS sesuai  petunjuk di   layar  untuk
masuk ke program setup BIOS.
14Copyright © 2008 BangBamBang
http://bangbambang.wordpress.com
• Periksa  semua hasil  deteksi  hardware oleh program  setup BIOS.  Beberapa
seting mungkin harus dirubah nilainya  terutama kapasitas hardisk dan boot
sequence.
• Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
• Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan
urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette
atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
D. PENANGANAN MASALAH
Permasalahan   yang   umum   terjadi   dalam   perakitan   komputer   dan
penanganannya antara lain:
1. Komputer  atau monitor   tidak menyala,  kemungkinan disebabkan oleh
switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter  yang  tidak  terdeteksi  disebabkan oleh pemasangan card
belum pas ke slot/
3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan
pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. 

Apa Itu 7 Layer OSI dalam Jaringan ?

Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI
osigroupedlayers.gif

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
 
“Open” dalam OSI
open.gif“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).
 
Modularity
“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.
Modularity
modularity_1.gif
Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat.
modularity_2.gif
Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu.
7 Layer OSI
Model OSI terdiri dari 7 layer :
  • Application
  • Presentation
  • Session
  • Transport
  • Network
  • Data Link
  • Physical
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?
osilayer.gif

Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.
Model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Model OSI
Keterangan
osilayers_1.gif
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
osilayers_2.gif
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
osilayers_3.gif
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.
osilayers_4.gif
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).
osilayers_5.gif
Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
osilayers_6.gif
Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.
osilayers_7.gif
Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

Cara Aman Mengotak-atik Setting BIOS PC

Bila Windows adalah wajah ramah yang ditampilkan proyek-proyek komputer kepada dunia, maka BIOS adalah sisi gelap bawah sadar yang bertugas untuk berpikir. BIOS (Basic Input/Output System) adalah kode untuk fungsi-fungsi fundamental PC, seperti mengumpulkan ketukan tombol dari keyboard atau meletakkan pixel ke layar. Program kecil ini bekerja di balik layar, menterjemahkan perintah Windows yang people-friendly menjadi angka nol dan satu yang hanya dimengerti oleh hardware Anda. Dan sebagaimana alam bawah sadar manusia, BIOS bisa berpengaruh sangat kuat pada tingkah laku dan kinerja PC Anda.

Terapi BIOS
Ketika teknologi baru muncul dan bug tua ditemukan, para pembuat komputer sering menerbitkan versi BIOS yang telah diupdate yang dapat mengatasi problem dan meningkatkan kinerja. Periksa situs Web pembuat PC Anda mengenai update terbaru. Namun pertama-tama pastikan Anda memiliki nomor versi terbaru BIOS; biasanya muncul sekilas di monitor Anda tepat setelah Anda menyalakan sistem. (Tekan tombol Pause bila kilasannya terlalu cepat.)
Mengupdate BIOS mudah, tetapi Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Biasanya Anda perlu menjalankan program kecil dari floppy disk saja. Namun bila terjadi masalah, Anda hanya bisa meratapi motherboard yang tidak bisa lagi Anda gunakan. Jadi pastikan bahwa sebelumnya Anda telah membaca semua instruksi di file readme BIOS update. Dan selalu lakukan persis seperti apa yang petunjuk-petunjuk itu katakan.
Jika BIOS adalah bawah sadar PC, maka utiliti Setup merupakan fondasi untuk membangun karakter PC. Utiliti tersebut memiliki setting user untuk mengontrol harddisk, memori, kartu-kartu grafis, power saving, port USB, dan hardware lain. Program tersebut biasanya disertakan dalam disk, tetapi sekarang sudah tersimpan dalam chip ROM yang sama dengan BIOS PC.
Untuk membuka Setup, cukup tekan tombol (atau kombinasi tombol) yang disarankan kepada Anda untuk dimasukkan ketika PC melakukan start up. Masing-masing pembuat BIOS menggunakan tombol yang berbeda — Delete, F1, atau F10. Di layar Anda seharusnya memperlihatkan tombol atau tombol-tombol mana yang perlu ditekan untuk Setup tepat setelah layar menampilkan angka versi BIOS. Jika tidak, periksa dokumentasi sistem Anda.
Karena utiliti Setup dibuat oleh pembuat BIOS dan berada dalam chip yang sama dengan BIOS, ini sering disebut utiliti BIOS Setup. Dan karena utiliti ini menyimpan settingnya di chip clock/calendar — chip complementary metal-oxide semiconductor, atau CMOS — maka sering pula disebut sebagai program Setup CMOS. (Chip CMOS memiliki batere sendiri untuk memelihara setting chip sekalipun PC dimatikan.)
Utiliti Setup memiliki setting hardware yang berlimpah, mulai dari yang terlihat nyata, seperti setting waktu di clock PC, sampai yang tidak kelihatan, seperti jumlah “wait states” yang mengkoordinasi aliran data antara RAM dan CPU.
Pertama, Jangan Merusak
Ketika bekerja dengan utiliti Setup PC, gunakan petunjuk praktis yang sama diajarkan pada awal bedah otak: Bila Anda tidak tahu apa yang dilakukan sesuatu, jangan berurusan dengannya. Kecerobohan mengubah wait state atau setting lainnya dapat menurunkan kinerja atau bahkan menyebabkan sistem mengalami crash.
Jika Anda mengira Anda telah tanpa sengaja mengubah setting ketika sedang bekerja dengan utiliti Setup, segera berhenti dan mulailah dari awal lagi. Semua utiliti Setup memiliki pilihan menu yang memungkinkan Anda keluar tanpa menyimpan perubahan. Anda mungkin melihat pula pilihan untuk mengembalikan setting ke nilai defaultnya. Abaikan opsi ini: Bila vendor PC Anda telah melakukan fine-tune terhadap sistem, setting default si pembuat BIOS mungkin membuatnya menjadi tidak optimal.
Backup setting-setting Anda sebelum membuat perubahan. Bila batere yang menghidupi chip clock/calendar mati, setting-setting Anda mati bersamanya. Bila utiliti Setup Anda mempunyai opsi backup, gunakanlah. Jika tidak, catat setting di kertas — atau tekan key Print Screen untuk masing-masing layar di utiliti tersebut (tetapi ini tidak selalu berfungsi).
Apa yang Dicari
Sebelum mulai, baca sampai selesai user manual yang menyertai PC atau motherboard. Banyak manual menawarkan penjelasan singkat masing-masing setting. Setting bervariasi menurut manufaktur dan model, namun Anda seharusnya menemukan ini di hampir semua PC:
Optimalisasi dan kompatibilitas setting: Utiliti Setup sering berisi setting-setting untuk kinerja hardware. Kadang-kadang ini tidak diatur secara optimal di pabrik, utamanya pada PC yang dibuat berdasar pesanan atau generik. Scan seluruh program Setup. Setting modus AGP dan setting DMA merupakan kandidat utama untuk dioptimalisasi. Setting-setting ini juga berguna untuk troubleshooting hardware yang baru diinstall: Menonaktifkan atau menurunkan setting yang diberikan bisa memicu ketidak-kompatibelan kartu grafis, CD-ROM drive, atau peranti lain yang terjadi sebelumnya.
Setting harddisk: Anda akan menemukan tabel, biasanya pada halaman kedua atau Advanced dan dengan judul “IDE”, yang mendaftar semua parameter konfigurasi untuk EIDE harddisk yang secara langsung terkoneksi ke motherboard. (SCSI harddisk dan EIDE harddisk yang tidak punya kartu ekspansi akan menjalankan program konfigurasinya sendiri.) Sementara kebanyakan PC yang dibuat selama beberapa tahun terakhir dapat dengan mulus mendeteksi dan mengkonfigurasi harddisk baru, sebagian memerlukan instalasi manual. Baca your dokumentasi disk baru Anda mengenai prosedur tersebut dan gunakan opsi-opsi on-screen untuk membuat perubahan di tabel ini.
Floppy disk: Opsi ini memungkinkan Anda menyetel tipe floppy drive (3,5 inci, 1,44MB, sebagai contoh) yang telah Anda tetapkan sebagai drive A: atau B: Anda. Ini merupakan setting yang perlu diperiksa jika Anda mengalami problem floppy-drive. Sebagian utiliti Setup mempunyai setting sekuriti `Floppy Read only` tersendiri yang mencegah data Anda dituliskan ke floppy disk dan dihapus dari PC.
Urutan booting: Setting ini menentukan mana yang pertama kali dilihat PC ketika instruksi boot-up. Contoh: `A: kemudian C:`, `C: kemudian A:`, atau `C:, Zip drive`. Untuk booting dari CD-ROM drive, Zip, atau LS-120, Anda sepertinya harus mengubah setting ini.
Proteksi password: Bila ini diaktifkan, BIOS akan menanyakan password sebelum booting up. Sangat berhati-hatilah dengan yang satu ini: Bila melupakan password, Anda terpaksa mereset jumper motherboard atau mencopot batere CMOS, yang akan menyebabkan Anda kehilangan semua setting, atau Anda bahkan harus membeli motherboard baru.
Setting IRQ: Bila Anda butuh setting IRQ ekstra untuk hardware baru, Anda perlu membebaskan satu IRQ dengan menonaktifkan feature yang tidak digunakan, seperti port serial, port paralel, atau port USB.
Setting port paralel: Pilih modus yang paling cocok untuk hardware. Modus ECP atau EPP dapat sangat mempercepat printer dan peranti lain.
Kipas RPM dan temperatur CPU: Dua parameter kritis ini sebaiknya dicentang secara periodik untuk memastikan mereka berfungsi dengan benar.
Bantuan Hardware Offline
Internet sangat bagus untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hardware, tetapi menyelidiki situs-situs Web untuk mendapatkan nasihat yang bisa dipercaya cukup menghabiskan waktu. Kadangkala cara tercepat untuk mendapat jawaban adalah cara gaya kuno: dengan buku referensi yang baik. Di bawah ini adalah dua yang terbaik.
Upgrading and Repairing PCs ( www.upgradingandrepairingpcs.com) karya Scott Mueller (US$ 60) merupakan buku klasik yang mencakup segala sesuatu yang Anda butuhkan tentang PC dan hal-hal yang mungkin Anda tidak ketahui. Bila Anda mencari referensi menyeluruh, keluasan dan kedalaman judul ini belum terkalahkan ( www.quepublishing.com).
PC Hardware in a Nutshell ( www.oreilly.com/catalog/pchardnut2) oleh Barbara Fritchman Thompson dan Robert Bruce Thompson (US$ 40) merupakan panduan praktis yang bagus untuk membeli dan menggunakan PC. Dimuati dengan nasehat bergaya ringkas yang secara jelas memberikan informasi yang Anda perlukan, tanpa Anda harus mencari-carinya (www.oreilly.com).
Drive Kotor
Benah-benah di akhir minggu meninggalkan lapisan debu yang menutupi seluruh kantor, dan Anda kuaatir CD-RW drive Anda mungkin kotor. Bagaimana sebaiknya membersihkannya?
Mungkin sebaiknya tidak. Gosokan paling halus sekalipun dapat menghambat laser sensitif pada drive, jadi bila tidak rusak, jangan bersihkan. Bila kinerja menurun, atau bila drive Anda tidak mampu membaca medianya, coba beberapa semprotan yang diarahkan dengan baik dari kaleng semprotan udara — tersedia dengan harga kurang dari US$ 10 di toko-toko komputer. Pastikan menggunakan sedotan plastik yang menyertai kaleng. Dan jaga agar menyemprot pelan-pelan; desakan semprotan yang berlebihan dapat menyebabkan kondensasi yang menumpuk uap lembab pada interior drive. Sebelum menggunakan kit pembersih CD-RW seperti US$ 15 Drive Guardian buatan Kensington ( www.kensington.com/html/1080.html), carilah rekomendasi dari pembuat drive; sebagian merekomendasikannya, tetapi yang lainnya tidak.
Menghentikan Program Tua
Beberapa program software yang benar-benar tua hanya tidak sanggup berfungsi pada PC kecepatan tinggi sekarang ini. Jika Anda memiliki program kuno yang mengunci atau memunculkan pesan error setiap kali Anda hendak menjalankannya, cobalah CPUKiller; utiliti gratis dan mudah digunakan, yang memungkinkan Anda memperlambat PC sesedikit atau sebanyak Anda inginkan. Pergilah ke www.cpukiller.com untuk mendownloadnya.

Cara Mengembalikan Data Yang Terhapus ?

Apakah Anda pernah secara tidak sengaja menghapus file Anda, kemudian sudah meng-empty recycle bin? Atau Anda telah mem-format hard disk tapi ingin data Anda kembali? Atau data hilang / rusak karena virus? Atau karena komputer mati atau restart tiba-tiba? Ada cara untuk mengembalikan data yang hilang, yaitu dengan satu software yang sangat lengkap, yaitu Ontrack EasyRecovery Professional. Inilah cara-cara mengembalikan data Anda yang hilang .
Pertama Anda harus download dulu software tersebut, silakan klik di sini untuk download software Ontrack Easy Recovery Professional. Software ini menyediakan sebuah solusi yang sangat komplit sehubungan dengan data yang hilang atau urusan recovery data yang hilang karena:
  1. Virus.
  2. Sektor yang tidak terbaca
  3. Kesalahan aplikasi, system, atau shut down yang tidak normal.
  4. Kerusakan pada critical area.
  5. Ter-format
  6. Penyebab lain yang memungkinkan hilangnya data.
Software ini di-install pada Windows 98 SE, Me, 2000, or XP, dan dapat me-recover data untuk pada semua sistem windows. Software ini memiliki empat feature utama, yaitu:
  1. Disk Diagnostics, yaitu tool untuk mengecek kondisi hardisk Anda apakah masih bagus atau tidak.
  2. Data Recovery, yaitu tool untuk mengembalikan data / file karena terhapus, terformat, dan sebagainya.
  3. Email Repair, yaitu tool untuk mengembalikan data email Outlook Express yang terhapus atau rusak.
  4. File Repair, yaitu tool untuk memperbaiki data / file Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, dan ZIP (winzip) file yang rusak karena virus atau sebab lain.

Mari kita lihat satu per satu fasilitas yang ada dalam software ini.
1. Disk Diagnostics
Data hilang - Disk Diagnostics
Tool yang ada dalam Disk Diagnostics ini adalah:
  • Data Advisor, untuk membuat disket recovery.
  • Drive Tests, untuk mengetes kondisi fisik dari hard disk (disk drive).
  • Jumper Viewer, untuk melihat posisi jumper pada hard disk.
  • Partition Tests, untuk mengecek kondisi partisi hardisk.
  • Size Manager, untuk melihat kapasitas hard disk
  • SMART Tests, digunakan untuk mengetes kondisi Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology pada suatu hardisk.
2. Data Recovery
Data hilang - data recovery
Tool-tool yang ada dalam Data Recovery ini adalah:
  • Advanced Recovery, untuk mencari data yang sudah tidak dapat di-recover dengan tool lain, yaitu karena ter-format, ter-partisi, virus, atau hal lain.
  • Deleted Recovery, untuk mencari data yang sudah dihapus. Ini adalah tool yang paling sering dipakai penulis.
  • Format Recovery, untuk mencari data pada hard disk yang sudah di-format.
  • Raw Recovery, untuk mencari file yang hilang berdasarkan signature.
  • Resume Recovery, semua proses recovery dapat dihentikan sementara dan dilanjutkan pada lain waktu.
  • Emergency Media, untuk membuat disket atau CD yang digunakan untuk me-recover data / file hilang.
3. Email Repair, digunakan untuk mengembalikan data email Outlook dan Outlook Express yang hilang.
Data hilang - email repair
4. File Repair, digunakan untuk mengembalikan file-file Microsoft Office dan ZIP yang rusak. Tool ini dapat memperbaiki file Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, dan ZIP (winzip) file yang corrupt / rusak karena virus atau sebab lain.
Data hilang - file repair
Data atau file yang hilang lebih sulit di-recover jika:
  1. Anda menambahkan file baru setelah Anda menghapus atau memformat hard disk.
  2. Anda menggunakan FAT32 dalam Windows XP.
Demikian cara mengembalikan data yang hilang dengan software EasyRecovery Professional. Semoga data Anda bisa diselamatkan.

Type dan Jenis Kabel

Rasanya kurang lengkap, seperti “sayur tanpa garam”, kalo berbicara soal jaringan ngak menyentuh mengenai perkabelan, karena kita ketahui bahwa kabel merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam hal koneksi jaringan, berikut ini akan secara ringkas dijelaskan mengenai tipe dan jenis kabel yang biasa digunakan dalam sebuah jaringan .. meski sedikit dan ngak panjang lebar tapi mudah-mudahan dapat bermanfaat.
Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, pengenalan tipe kabel. Ada dua jenis kabel yang dikenal secara umum,
  1. UTP unshielded twisted pair,
  2. STP shielded twisted pair
  3. Coaxial cable.
Kategori untuk twisted pair yaitu (hingga saat ini), yaitu:
kabel11.jpg
Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6 merupakan kategori spesifikasi untuk masing-masing kabel tembaga dan juga untuk jack. Masing-masing merupakan seri revisi atas kualitas kabel, kualitas pembungkusan kabel (isolator) dan juga untuk kualitas “belitan” (twist) masing-masing pasang kabel. Selain itu juga untuk menentukan besaran frekuensi yang bisa lewat pada sarana kabel tersebut, dan juga kualitas isolator sehingga bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise bisa ditekan sedemikian rupa).
Perlu diperhatikan juga, spesifikasi antara CAT5 dan CAT5 enchanced mempunyai standar industri yang sama, namun pada CAT5e sudah dilengkapi dengan insulator untuk mengurangi efek induksi atau electromagnetic interference. Kabel CAT5e bisa digunakan untuk menghubungkan network hingga kecepatan 1Gbps.
Sedangkan untuk coaxial cable, dikenal dua jenis, yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter lumayan besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil).
Thick coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”)
Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable.
Kabel Coaxial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai spesifikasi dan aturan sebagai berikut:
  • Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang lumayan lebar).
  • Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
  • Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).
  • Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
  • Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
  • Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
  • Setiap segment harus diberi ground.
  • Jarang maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
  • Jarang minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).
Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”)
Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet.
Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika diimplementasikan dengan
Tconnector dan terminator dalam sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut:
  • Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
  • Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
  • Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices)
  • Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
  • Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
  • Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
  • Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
  • Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
  • Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.
kabel21.jpg
UTP Cable (khususnya CAT5 / CAT5e)
kabel3.jpg

Connector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ-45. Untuk penggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.
Straight Cable
Menghubungkan ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artian ujung nomor satu merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara internasional yang digunakan untuk straight cable ini, yaitu :
Koneksi minimum berdasarkan standar EIA/TIA-568B RJ-45 Wiring Scheme :
Pair#2 is connected to pins 1 and 2 like this:
Pin 1 wire color: white/orange
Pin 2 wire color: orange
Pair#3 is connected to pins 3 and 6 like this:
Pin 3 wire color: white/green
Pin 6 wire color: green
Sedangkan sisa kabel-nya dihubungkan sebagai berikut
Pair#1
Pin 4 wire color: blue
Pin 5 wire color: white/blue
Pair#4
Pin 7 wire color: white/brown
Pin 8 wire color: brown
kabel4.jpg

Crossover Cable
kabel51.jpg
Dasar Koneksi Untuk UTP Crossover Cable
kabel6.jpg

pin 1 -> pin 3, pin 2 -> pin 6, pin 3 -> pin 1, and pin 6 -> pin 2. Pin lainnya dibiarkan tidak terhubung


kabel7.jpg

Mengenal Lebih Dekat Dengan Motherboard

Motherboard alias mainboard alias system board, ketiganya mengacu pada satu barang yang sama, yakni sebuah papan sirkuit dan panel-panel elektronik yang menggerakan system PC secara keseluruhan. Secara prinsip, sebuah motherboard terdiri atas beberapa bagian yakni system CPU (prosesor), sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port seperti port serial, port pararel, slot ekspansi, prot IDE. 

pro1.gif   pro2.gif

Yang perlu diperhatikan!

 Terutama sekali, sedikitnya ada 7 hal yang harus diperhatikan pada sebuah motherboard. Ketujuh komponen tersebut adalah :
  1. Chipset
  2. Tipe CPU
  3. Slot dan tipe memori
  4. Cache memory
  5. Sistem BIOS
  6. Slot ekspansi
  7. Port I/O
 Dari sinilah sesungguhnya problem pada sebuah system PC bisa dilacak atau dideteksi. Kerusakan di luar 7 komponen tersebut biasanya jarang terjadi. Kemungkinan yang lain, bila ketujuh komponen ini terlihat beres-beres saja, patut diduga bahwa masalahnya terletak pada arsitektur motherboard itu sendiri, entah sirkuit-sirkuitnya, atau komponen-komponen yang dipergunakannya.  

Chipset : Komandan data dan proses

 Disebut chipset karena barang satu ini umumnya merupakan sepasang chip yang mengendalikan prosesor dan fitur-fitur hardware yang ada pada mortherboard secara menyeluruh. Sepasang chip ini, yang satu buah disebut North Bright chip dan satu lagi dipanggil South Bridge chip, bisa dibilang merupakan panglima tertinggi pada sebuah system bernama motherboard.Saat ini, terdapat banyak motherboard dengan chipset yang berbeda-beda. Jenis chipset yang digunakan pada motherboard akan menentukan beberapa hal antara lain. 
  • Tipe prosesor yang bias digunakan
  • Jenis memori yang bias mendukung system PC dan kapasitas maksimumnya
  • Kelengkapan I/O yang mampu disediakan
  • Tipe display adapter yang bisa digunakan
  • Lebar data pada motgherboarad yang bisa didukung
  • Ketersedian fitur-fitur tambahan (misalnya LAN, sound card, atau modem onboard).

 

Tipe CPU

 Terdapat tiga tipe CPU yang banyak beredar di pasaran yakni CPU keluaran Intel Corporation, AMD keluaran Advanced Micro Device, dan Cyrix atau VIA C3 keluaran VIA Technologies Corporation. CPU alias prosesor keluaran VIA sendiri pada umumnya mengikuti platform teknologi yang dikeluarkan oleh Intel. Artinya, setiap seri prosesor yang dirilis VIA pada umumnya selalu memiliki kompatibilitas dengan seri prosesor yang dibuat Intel.            Sementara AMD menggunakan platform teknologi yang berbeda dari yang digunakan oleh Intel, sekalipun teknologi pross yang digunakan oleh perusahaan ini juga mengikuti apa yang dilakukan Intel. Lantaran perbedaan platform ini, prosesor AMD menggunakan soket atau slot yang berbeda dari yang digunakan oleh Intel. Bila Intel menyebut Slot 1, AM menyebutnya Slot A. pada prosesor soket, belakangan AMD relative lebih konsisten dalam mengeluarakan tipe soket yang digunakan, yakni senantiasa menggunakan Soket A yang kompatibel pada seri kecepatan manapun, yakni soket dengan jumlah pin 462 buah. Bandingkan dengan Intel yang selalu berubah-ubah, dari soket 370 pin, kemudian menjadi 423 pin, lalu berubah lagi menjadi 478. akibatnya, kemungkinan untuk meng-upgrade sebuah prosesor Intel generasi baru selalu harus dibarengi dengan penggantian motherboard itu sendiri.            Berikut adalah sedikit sejarah perkembangan prosesor Intel dan para clone-nya yang berhasil disarikan
  • Debut Intel dimulai dengan processor seri MCS4 yang merupakan cikal bakal dari prosesor i4040. Processor 4 bit ini yang direncanakan untuk menjadi otak calculator , pada tahun yang sama (1971), intel membuat revisi ke i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk perkembangan ke arah prosesor komputer.
  • Berikutnya muncul processor 8 bit pertama i8008 (1972), tapi agak kurang disukai karena multivoltage.. lalu baru muncul processor i8080, disini ada perubahan yaitu jadi triple voltage, pake teknologi NMOS (tidak PMOS lagi), dan mengenalkan pertama kali sistem clock generator (pake chip tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian muncul juga processor2 : MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst. Z80 full compatible dengan i8008 hanya sampai level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak kompatibel level software). Prosesor i8080 adalah prosesor dengan register internal 8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing 20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.
  • Thn 77 muncul 8085, clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya penggunaan single voltage +5V (implementasi s/d 486DX2, pd DX4 mulai +3.3V dst).
  • i8086, prosesor dengan register 16-bit, bus data eksternal 16-bit, dan memori addressing 20-bit. Direlease thn 78 menggunakan teknologi HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka , sehingga harganya menjadi sangat mahal.
  • Maka utk menjawab tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal, 8bit bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral 8bit bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena lebih murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak menyatakan PC hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan menguasai pasar PC secara total saat ini. IBM PC first release Agustus 1981 memiliki 3 versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended technology). Chip i8088 ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor yang compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software).
Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk chip 8080, walaupun mungkin ada beberapa program yang dibuat untuk 8086 tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan lebar bus)
  • Lalu muncul 80186 dan i80188.. sejak i80186, prosessor mulai dikemas dalam bentuk PLCC, LCC dan PGA 68 kaki.. i80186 secara fisik berbentuk bujursangkar dengan 17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret kaki persisi (PGA) dan mulai dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt controller disatukan ke dalam processor. semenjak menggunakan 286, komputer IBM menggunakan istilah IBM PC-AT (Advanced Technology)dan mulai dikenal pengunaan istilah PersonalSystem (PS/1). Dan juga mulai dikenal penggunaan slot ISA 16 bit yang dikembangkan dari slot ISA 8 bit , para cloner mulai ramai bermunculan. Ada AMD, Harris & MOS yang compatible penuh dengan intel. Di 286 ini mulai dikenal penggunaan Protected Virtual Adress Mode yang memungkinkan dilakukannya multitasking secara time sharing (via hardware resetting).
Tahun 86 IBM membuat processor dengan arsitektur RISC 32bit pertama untuk kelas PC. Namun karena kelangkaan software, IBM RT PC ini “melempem” untuk kelas enterprise, RISC ini berkembang lebih pesat, setidaknya ada banyak vendor yang saling tidak kompatibel.
  • Lalu untuk meraih momentum yang hilang dari chip i8086, Intel membuat i80286, prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit, mode protected terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori. Chip 80286 ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya, dengan tambahan beberapa set instruksi baru. Sayangnya chip ini memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan pengikut.
  • Pada tahun 1985, Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register 32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses maksimum 4 GB , dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array)
Prosesor Intel sampai titik ini belum menggunakan unit FPU secara
internal . Untuk dukungan FPU, Intel meluncurkan seri 80×87. Sejak 386 ini mulai muncul processor cloner : AMD, Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM (Blue Lightning) dst, macam-macamnya :
i80386 DX (full 32 bit)
i80386 SX (murah karena 16bit external)
i80486 DX (int 487)
i80486 SX (487 disabled)
Cx486 DLC (menggunakan MB 386DX, juga yang lain)
Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX)
i80486DX2
i80486DX2 ODP
Cx486DLC2 (arsitektur MB 386)
Cx486SLC2 (arsitektur MB 386)
i80486DX4
i80486DX4 ODP
i80486SX2
Pentium
Pentium ODP

  • Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan i80486DX. Seri yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled . Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya.
  • AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses ‘cloning’, sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip yang sekelas.
  • Tahun 1993, dan Intel meluncurkan prosesor Pentium. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi , dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium untuk meng”hambat” saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai “rontok” tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya
  • Tahun 1995, kemunculan Pentium Pro. Inovasi disatukannya cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8 . Pin-pin prosesor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya . Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) .
  • Tahun 1996, prosesor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium.
Bagaimana dengan AMD K5? AMD K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah ‘clone’ i80486DX dengan kecepatan internal 133MHz dan clock bus 33MHz . Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat merancang K5 versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6×86 hanyalah terbatas pada spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix, mempunyai kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005)Mengenai rancangan AMD K6, tahukah anda bahwa K6 sebenarnya adalah rancangan milik NexGen ? Sewaktu Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD mencari rancangan MMX dan menambahkannya ke K6. Sayangnya spesifikasi MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan Intel, sebab terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX dengan Pentium MMX.
  • Tahun 1997, Intel meluncurkan Pentium II, Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus. Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan processor, sedangkan karena PII cachenya di”luar” (menggunakan processor module), maka kecepatannya setengah dari kecepatan processor. Disebutkan juga penggunaan Slot 1 pada PII karena beberapa alasan :
Pertama, memperlebar jalur data (kaki banyak – Juga jadi alasan Socket 8), pemrosesan pada PPro dan PII dapat paralel. Karena itu sebetulnya Slot 1 lebih punya kekuatan di Multithreading / Multiple Processor. ( sayangnya O/S belum banyak mendukung, benchmark PII dual processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan via Win95 ketimbang via NT)Kedua, memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa memakan banyak space di Motherboard sebab bila tidak ZIF socket 9 , bisa seluas Form Factor(MB)nya sendiri konsep hemat space ini sejak 8088 juga sudah ada .Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di 286? beberapa diantaranya adalah efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk.
Ketiga, memungkinkan penggunaan cache module yang lebih efisien dan dengan speed tinggi seimbang dengan speed processor dan lagi-lagi tanpa banyak makan tempat, tidak seperti AMD / Cyrix yang “terpaksa” mendobel L1 cachenya untuk menyaingi speed PII (karena L2-nya lambat) sehingga kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6×86 bukan cepat di processor melainkan cepat di hit cache! Sebab dengan spec Socket7 kecepatan L2 cache akan terbatas hanya secepat bus data / makin lambat bila bus datanya sedang sibuk, padahal PII direncanakan beroperasi pada 100MHz (bukan 66MHz lagi). Point inilah salah satu alasan kenapa intel mengganti chipset dari 430 ke 440 yang berarti juga harus mengganti Motherboard.

#
### ###